MATERI DAN SOAL WAN
MATERI WAN
3.4.1 Menjelaskan dasar-dasar fiber optic
Apa itu Teknologi Fiber Optik?
fiber optik adalah salah satu jenis kabel yang terbuat dari kaca atau plastik yang sangat halus (berdiameter 120 mikrometer, lebih kecil dari rambut manusia), yang digunakan sebagai media transmisi. Kabel ini bisa mentransmisikan sinyal cahaya dari lokasi satu ke lokasi lainnya dengan kecepatan yang optimal. Transmisi bisa dilakukan dengan kecepatan tinggi karena sistem kerjanya menggunakan pembiasan cahaya. Sedangkan cahaya yang digunakan untuk proses transmisi adalah LED atau laser. Karena memiliki kecepatan yang tinggi, fiber optik banyak digunakan sebagai saluran komunikasi, sehingga pengguna bisa menjangkau orang lain dengan kecepatan yang optimal pula.
Jenis-jenis Kabel Fiber Optik
Berdasarkan mode transmisinya, teknologi fiber optik menggunakan dua jenis kabel, yaitu:
- Fiber Optik Mode Tunggal (Single Mode)
Sesuai namanya, jenis kabel fiber optik ini memiliki transmisi tunggal, jadi hanya bisa mentransmisikan cahaya melalui satu inti dalam satu waktu. Fiber optik mode tunggal ini memiliki kabel berukuran sangat kecil, yaitu sekitar 9 mikrometer. Biasanya kabel ini digunakan untuk menyebarkan cahaya dari sinar inframerah, yang memiliki gelombang cahaya sepanjang 1300 hingga 1500 nanometer. - Fiber Optik Mode Multi (Multi Mode)
Fiber optik mode multi adalah kebalikan dari fiber optik mode tunggal, yaitu memiliki inti yang lebih besar, dengan ukuran kurang lebih 625 mikrometer. Ukurannya yang lebih besar membuat fiber optik mode multi bisa mentransmisikan banyak cahaya dalam satu waktu / secara bersamaan. Karena kapasitasnya yang besar, jenis kabel ini sering digunakan untuk tujuan komersil, untuk mengakomodasi pengguna yang jumlahnya juga banyak. Berbeda dengan fiber optik mode tunggal, jenis kabel ini bisa mengirimkan sinar infrared dengan panjang gelombang 850 hingga 1300 nanometer.
Tipe Kabel Fiber Optik
Tipe Kabel Fiber Optik yang jamak digunakan adalah sebagai berikut:
- Armored Cable
- Simplex Cable
- Zipcord Cable
- Low Smoke Zero Halogen
- Hybrid & Composite Cable
- Aerial Cable/Self-Supporting
- Breakout Cable
- Tight Buffer
Fungsi Fiber Optik
Dari pengertian di atas, dapat diambil kesimpulan bahwa fiber optik berfungsi untuk menghubungkan antar komputer dalam satu jaringan komputer yang sama. Fungsi fiber optik sama dengan kabel pada umumnya, namun dengan satu keistimewaan. Yaitu fiber optik bisa memberikan akses maupun transfer data dengan kecepatan yang tinggi. Serat optik juga terbukti lebih resisten dan tahan terhadap gangguan elektromagnetik semisal gangguan cuaca dan semacamnya karena fiber optik sama sekali tidak mengandung arus listrik.
Kelebihan utama dari fiber optik di atas membuat banyak perusahaan telekomunikasi beralih menggunakannya dan meninggalkan kabel biasa. Meskipun lebih mahal, namun penggunaan kabel serat optik sangat dipertimbangkan, karena sekarang internet tidak akan terganggu oleh cuaca, yang mana menguntungkan pelanggan maupun perusahaan.
Komponen-komponen Fiber Optik
Berikut beberapa komponen utama yang membentuk kabel fiber optik:
- Bagian Inti (Core), terbuat dari bahan kaca dengan ukuran yang sangat kecil, yaitu berdiameter 2µm hingga 50 µm, Semakin besar diameter fiber optik, maka semakin baik pula performanya.
- Bagian Cladding, adalah pelindung yang menyelimuti bagian inti, yang biasanya berukuran mulai dari 5µm hingga 250 µm. Komponen yang terbuat dari silikon ini berfungsi untuk melindungi core dan pemandu gelombang cahaya.
- Bagian Coating, adalah mantel yang terbuat dari serat optik berbeda dari cladding dan core. Coating terbuat dari plastik dan berfungsi sebagai lapisan pelindung, yang melindungi inti dan cladding dari lengkungan dan kelembaban udara pada kabel.
- Bagian Strength Member & Outer Jacket, adalah bagian terluar dari Fiber Optik, yang berfungsi untuk melindungi 3 lapisan terdalam dari gangguan fisik secara langsung.
Cara Kerja Fiber Optik
Jika kabel biasa menggunakan arus listrik untuk menyebarkan data, maka fiber optik menggunakan aliran cahaya. Aliran cahaya yang digunakan tersebut adalah hasil konversi dari aliran listrik, jadi tidak akan terganggu oleh gangguan elektromagnetik sama sekali. Selanjutnya, fiber optik memanfaatkan serat kaca demi mendapatkan refleksi cahaya yang tinggi sehingga semua data bisa disebarkan/ditransmisikan dengan kecepatan optimal. Refleksi tersebut berasal dari cahaya yang berada pada serat kaca dengan sudut rendah.
Pada prosesnya, efisiensi fiber optik dipengaruhi oleh kemurnian bahannya, semakin murni gelasnya maka penyerapan cahaya juga semakin sedikit. Karena sedikit, maka pantulan/refleksi cahaya yang didapatkan akan tinggi, sehingga transmisi data juga akan berkecepatan tinggi.
Kelebihan Fiber Optik
Berikut beberapa kelebihan dari fiber optik sehingga banyak perusahaan telekomunikasi yang menggunakannya:
- Memiliki kecepatan transmisi data yang super cepat, yang mencapai 1 GB/detik.
- Bisa mentransmisikan data dalam radius yang jauh tanpa membutuhkan penguat sinyal.
- Tahan terhadap cuaca.
- Tahan terhadap karat karena terbuat dari kaca dan plastik.
- Berukuran kecil dan fleksibel.
- Tidak terganggu gelombang elektromagenetik (seperti gelombang radio) karena menggunakan cahaya sebagai media transmisi.
- Tidak ada risiko konsleting listrik karena kabel tidak mengandung listrik.
- Tingkat keamanan tinggi karena tidak ada distorsi (jikapun ada, cuma sedikit).
Selain kelebihan di atas, ada beberapa kekurangan dari fiber optik, yang sebenarnya tidak bisa disebut sebagai kekurangan, yaitu:
- Biaya instalasi dan maintenance mahal.
- Membutuhkan sumber cahaya yang kuat.
- Kabel harus dipasang di jalur berkelok demi memaksimalkan kecepatan dan kelancaran penyebaran cahaya.
1. Berikut adalah pemasangan kutub tanah pada rumah kabel, kecuali.. ….
A. kutub tanah disambungkan dengan ir tembaga multipair
B. kawat tembaga dipilin minimal 50 mm *
C. kutub timah batang dengan ukuran diameter 1,6 cm dan panjang 200 cm
D. kawat tembaga dipilin minimal 25 mm
E. Kutub timah batang dengan ukuran diameter 1,6 cm
2. Peralatan yang digunakan untuk mengupas pelindung serat optik (cladding) adalah ….
A. Fiber stripper *
B. Fiber cleaver
C. Lupsheet cutter
D. cutter
E. fusion splicer
3. Perhatikan urut-urutan langkah kerja berikut!
1. stripping
2. removal of primary coating
3. cutting of fiber
4. splicing
5. reinforcement
Urut-urutan penyambungan serat optik yang benar adalah…….
A. 1-2-3-4-5 *
B. 1-3-2-4-5
C. 1-4-5-3-2
D. 5-4-3-2-1
E. 1-2-3-5-4
4. Pada splitter output dengan logo komputer dimasukkan ke….dan output dengan logo telepon dimasukkan ke ….
A. Komputer; modem
B. Telepon; modem
C. Modem; telepon *
D. Modem ; komputer
E. Telepon ; komputer
5. Bahan yang digunakan untuk membersihkan serat kabel optik adalah ….
A. Lupsheat cutter
B. Fiber cutter
C. Alkohol 90%
D. Fiber stripper *
E. Fiber cleaver
6. Fungsi dari splitter pada pemasangan instalasi kabel rumah (IKR) adalah ….
A. Terminal kabel sekunder
B. Terminal kabel primer
C. Pembagi suara
D. Tidak ada fungsi
E. Untuk memisahkan sinyal suara dan internet *
7. Alat yang digunakan untuk menyambung serat optik adalah ….
A. HUB
B. Fusion splicer *
C. OPM
D. OTDR
E. Stipper
8. Berfungsi untuk memotong core yang kulit kabel optiknya sudah dikupas adalah ….
A. Fusion splicer
B. stipper
C. Cleaver tool *
D. OPM
E. OTDR
9. Alat yang digunakan untuk menghitung kehilangan energi yang didapat dari serat optik adalah ….
A. Loss power meter *
B. Multi power meter
C. Spectrum analyzer
D. Good power meter
E. Standar power meter
10. Server yang dapat membuat sistem berbasis Unix (seperti LINUX) untuk melakukan sharring resource dengan sistem bebasis Windows adalah….
A. Apache
B. Squid
C. Squirel
D. Proxy
E. Samba *
11. Kabel untuk sambung antarnegara atau benua adalah….
A. Kabel internet
B. Kabel fiber optik *
C. Kabel serat
D. Kabel jaringan
E. Kabel rambut
12. Komponen yang digunakan untuk instalasi modem pada perangkat pelanggan yang digunakan untuk akses internet yang berfungsi sebagai pemisah atau penduplikasi frekuensi yang membawa informasi baik itu voice atau data ….
A. konektor
B. kabel UTP
C. Splitter *
D. Telepon
E. Server
13. pada penyambung kabel tembaga multipair, kabel kategori 1 dengan kapasitas 10 – 120 pair, untuk kabel 80 pair mempunyai …
A. 1 inti
B. 2 inti *
C. 3 inti
D. 4 inti
E. 5 inti
14. Antena yang memancar ke segala arah (360 derajat) disebut ….
A. Omni struktural
B. Yaggi struktural
C. Yaggi super
D. Yaggi derectional
E. Omni derectional *
15. Alat ini bergungsi sebagai media untuk memotong dan mengupas kulit dan daging kabel disebut dengan ….
A. OTDR
B. OPM
C. Fusion splicer
D. Stipper *
E. Cleaver tool
16. Bagian-bagian dari kabel serat optik seperti di bawah ini, kecuali….
A. Tracker *
B. core
C. cladding
D. outer jacket
E. buffer
17. Alat yang digunakan untuk mendeteksi komunitas atau himpunan suatu kabel serat optik dalam jarak tempuh tertentu adalah ….
A. OTDR *
B. Fusion splicer
C. OPM
D. Cleaver
E. Stipper
18. Alat yang digunakan untuk mengetahui spektrum frekuensi yang telah digunakan oleh jaringan WafeLAN lainnya disebut….
A. AVO meter
B. Multi meter
C. Spectrum analyzer *
D. Syncronize Analyzer
E. Metal analyzer
19. Alat yang diguanakan untuk menguji jaringan adalah ….
A. Tang krimping
B. RJ45
C. MULTIMETER
D. Obeng
E. LAN tester *
20. Kabel yang memiliki serat adalah …
A. Kabel UTP
B. Kabel STP
C. Kabel coaxial
D. Kabel fiber optik *
E. Kabelcross
3.5.1 Menjelaskan jenis-jenis kabel fiber optic
Pengertian Fiber Optik (Optical Fiber)
Bagian-bagian Kabel Fiber Optik
Kabel Fiber Optik pada dasarnya terdiri dari beberapa bagian utama yaitu :
- Core (inti) – Core adalah bagian yang mentransmisikan cahaya yang terbuat dari kaca ataupun plastik. Semakin besar Core atau intinya ini, semakin banyak cahaya yang dapat ditransmisikan ke dalam fiber.
- Cladding – Bagian Optik luar yang mengelilingi Core (inti) yang memantulkan gelombang cahaya kembali ke Inti.
- Coating (Pelapisan) – Pelapisan biasanya berlapis-lapis plastik yang diaplikasikan untuk menjaga kekuatan serat, menyerap goncangan dan memberikan perlindungan ekstra terhadap Fiber. Lapisan penyangga ini tersedia dari 250 mikron hingga 900 mikron yang berfungsi untuk melindungi fiber dari kerusakan dan kelembaban.
- Outer Jacket (Jaket Luar) – Ratusan hingga ribuan serat/fiber optik yang disusun dan di bundle dalam sebuah kabel fiber optik dilindungi oleh pembungkus luar kabel yang biasanya disebut dengan outer jacket.
Jenis-jenis Kabel Fiber Optik
Kabel Fiber Optik atau Optical Fiber ini pada umumnya terdiri dari dua jenis yaitu Single-mode fibers dan Multi-mode fibers.
1. Single-mode Fiber (SMF)
Single-mode fibers (Fiber Mode Tunggal) adalah jenis serat optik yang umumnya digunakan untuk mentransmisikan jarak yang lebih jauh. Fiber Mode Tunggal ini memiliki inti kecil yang berdiameter sekitar 9 mikron dan mengirimkan sinar laser inframerah yang memiliki panjang gelombang dari 1.300 nanometer hingga 1.550 nanometer. Karena memiliki diameter yang lebih kecil yang memungkinkan hanya satu mode cahaya untuk merambat, jumlah pantulan cahaya yang dibuat ketika cahaya melewati inti akan berkurang dan dapat menurunkan pelemahan (attenuation) sehingga menghasilkan kemampuan bagi sinyal untuk bergerak lebih jauh.
2. Multi-mode Fiber (MMF)
Multi-mode Fiber atau Fiber multi-mode adalah jenis serat optik yang dirancang khusus untuk mentransmisikan lebih banyak sinar cahaya dalam waktu yang bersamaan dengan masing-masing pada sudut pantulan yang sedikit berbeda di dalam inti serat optic tersebut. Multi-mode Fiber ini pada umumnya digunakan untuk mentransmisikan data pada jangkauan jarak yang relatif dekat. Multi-mode Fiber memiliki inti yang lebih besar dengan ukuran diameter sekitar 62,5 mikron dan mentransmisikan cahaya inframerah yang panjang gelombangnya sekitar 850nm hingga 1.300 nm dari LED.Karena memiliki diameter yang lebih besar, jumlah pantulan cahaya yang dibuat ketika cahaya melewati inti menjadi meningkat sehingga menciptakan kemampuan untuk mentransmisikan lebih banyak data dalam waktu yang bersamaan.
Cara Kerja Fiber Optik
Prinsip kerja Fiber Optik adalah mentransmisikan informasi dalam bentuk gelombang cahaya atau photon (Foton). Berbeda dengan kabel yang terbuat dari bahan tembaga yang mentransmisikan data dengan menggunakan aliran listrik, Fiber atau Serat Optik menggunakan sinyal cahaya yang telah dikonversikan dari aliran listrik untuk mentransmisikan datanya.
Serat optik mengirimkan data dalam bentuk partikel cahaya atau foton yang berbentuk denyutan pulsa digital melalui kabel serat optik. Core dan Cladding pada fiber optik masing-masing memiliki indeks bias yang berbeda yang membelokkan cahaya yang masuk pada sudut tertentu. Ketika sinyal cahaya dikirim melalui kabel serat optik, mereka memantul Core dan Cladding dalam serangkaian bouncing zig-zag, mengikuti proses yang disebut Refleksi Internal Total.
Perlu diketahui bahwa Sinyal cahaya pada fiber optik tidak dapat bergerak sesuai dengan kecepatan cahayanya, hal ini dikarenakan lapisan kaca pada fiber optik yang lebih padat. Sinyal Cahaya pada fiber optic ini hanya dapat bergerak sekitar 30% lebih lambat dari kecepatan cahaya. Untuk memperbarui dan meningkatkan sinyal sepanjang perjalanannya, transmisi fiber optik kadang-kadang membutuhkan repeater pada interval jarak tertentu. Repeater ini digunakan untuk mengubah sinyal optic yang berbentuk cahaya menjadi sinyal listrik dan kemudian memproses sinyal listrik tersebut dan mentransmisikannya kembali sinyal optik.
Kelebihan dan Kekurangan Kabel Fiber Optik
Kabel Fiber Optik memiliki banyak kelebihan dan telah banyak digunakan untuk keperluan transmisi data yang berkecepatan tinggi. Namun Kabel yang berserat optik ini juga memiliki kelemahan. Berikut ini adalah beberapa kelebihan dan kelemahan kabel fiber optik.
Kelebihan Kabel Fiber Optik
Berikut ini adalah beberapa kelebihan Kabel Fiber Optik :
- Bandwidth – Sistem komunikasi serat optik dapat digunakan untuk mengirimkan lebih banyak informasi daripada kabel tembaga dan sangat cocok untuk digunakan dengan komunikasi digital. Serat dapat membawa data dalam jumlah besar karena kapasitas bandwidth yang lebih besar. Data dapat ditransmisikan dengan kecepatan sangat tinggi biasanya 1,6 TB/detik di lapangan. Karena kenyataan ini, internet generasi berikutnya akan didasarkan pada cahaya atau dikenal sebagai LiFi (Light Fidelity).
- Kehilangan Daya yang sangat Rendah – Serat optik menawarkan kehilangan daya yang sangat rendah. Sinyal dapat ditransmisikan ke jarak yang lebih jauh. Kabel Serat Optik ini hanya kehilangan sinyal yang rendah sekitar 0,3dB/Km. Oleh karena itu pengulang optic atau Repeater tidak diperlukan untuk jarak yang relatif jauh. Apabila dibandingkan dengan kabel tembaga, kabel serat optik kebal terhadap interferensi elektromagnetik dan tidak menghasilkan interferensi saat beroperasi.
- Keamanan – Fiber Optik memiliki kualitas tinggi dalam kinerja kerahasiaan dan komunikasi. Fiber optik sulit untuk disadap. Hal ini dikarenakan Serat Optik atau Optical Fiber ini tidak memancarkan energi elektromagnetik. Serat pada dasarnya adalah media paling aman yang tersedia untuk membawa data sensitive.
- Fleksibilitas – Karena kabel serat optik jauh lebih ringan dan diameternya lebih kecil dari kabel tembaga, mereka juga menempati ruang lebih sedikit dengan kabel dengan kapasitas informasi yang sama dan dapat lebih mudah diproduksi dan dipasang.
- Biaya Bahan – Kabel serat optik lebih murah daripada kabel tembaga, yang secara drastis dapat mengurangi biaya pemasangan kabel baru atau pada saat merawat kabel lama.
Kelemahan Kabel Fiber Optik
Meskipun banyak kelebihan, Fiber optic juga terdapat kelemahan yang perlu dipertimbangkan dalam pemakaiannya. Berikut dibawah ini adalah kelemahan kabel fiber atau serat optik ini.
- Tidak bisa Dilipat dalam radius kecil – Fiber Optik dapat dengan mudah dipatahkan atau kehilangan transmisi apabila dililitkan dalam radius kecil (beberapa sentimeter). Namun hal ini biasanya diatasi dengan membungkus serat optk dalam sarung atau jacket plastic sehingga mempersulit penekukan kabel serat ini ke dalam radius kecil.
- Sangat Rentan terhadap Kerusakan – Fiber atau serat optik membutuhkan perlindungan lebih banyak di sekitar kabel dibandingkan dengan tembaga. Ukuran kabel serat optik sangat kabel kecil dan padat sehingga sangat rentan terpotong atau rusak selama instalasi atau kegiatan konstruksi. Jadi, apabila memilih kabel serat optik sebagai media transmisi, maka diperlukan kegiatan khusus untuk mengatasi pemulihan dan pencadangannya.
- Biaya Instalasi yang Tinggi – Fiber atau Serat optik lebih mahal untuk dipasang dan harus dipasang oleh spesialis yang telah dilatih dengan terampil. Fiber Optik pada dasarnya tidak sekuat kabel tembaga sehingga pemasangannya harus sangat hati-hati dan teliti. Di samping itu, diperlukan alat uji khusus untuk instalasi serat optik.
1. Jenis topologi yang memiliki node tengah sebagai pusat penghubung dari suatu jaringan adalah topologi ….
A. Star *
B. Cincin
C. Tree
D. Bus
E. Ring
2. Alat yang berfungsi untuk menghubungkan 2 jaringan dengan segmen yang berbeda adalah ….
A. Router *
B. Switch
C. HUB
D. Access point
E. Radio outdor
3. Permasalahan yang timbul pada jalur utama topologi bus adalah ….
A. Kecepatan tranfer data rendah *
B. Data tidak sampai tujuan
C. Terjadi tabrakan data (colision)
D. Terjadinya kerusakan pada hub
E. Kecepatan transfer data sedang
4. Dibawah ini merupakan salah satu contoh SOJ pure, kecuali ….
A. Linux debian
B. fedora
C. freeBSD *
D. Windows XP Black Edition
E. Linux ubuntu
5. Dalam Model OSI Layer, yang berfungsi untuk menerima data dari Session Layer adalah ….
A. Network layer
B. Data link layer
C. Transport layer *
D. Physical layer
E. Data link
6. Sebuah program aplikasi yang bertugas untuk menerima permintaan paket dan memberinya balasan berupa paket yang di inginkan client disebut ….
A. Client
B. Server *
C. Client-server
D. Peer to peer
E. Sistem oprasi
7. Terdapat beberapa topologi yang digunakan dalam jaringan komputer, kecuali topologi ….
A. HUB
B. Hybrid *
C. Star
D. Linier bus
E. Tree
8. Subnet Mask yang dapat digunakan pada IP kelas B adalah . ….
A. 255.0.0.0
B. 255.255.255.255
C. 255.255.255.0
D. 255.255.0.0 *
E. 255.255.255.258
9. Dari pernyataan dibawah ini yang merupakan kekurangan dari topologi bus adalah . ….
A. Sulit dalam pengelolaan
B. Membutuhkan konsentrator
C. Konfigurasi dan pengkabelan cukup sulit
D. Jika satu node putus maka koneksi jaringan tidak akan berfungsi *
E. Konfigurasi dan pengkabelan cukup sukar
10. Media transmisi jaringan berbasis kabel serat optik yang dapat digunakan untuk transmisi-transmisi modulasi adalah ….
A. wirelles
B. STP
C. UTP
D. Fiber optik *
E. Coaxial/coax/BNC
11. Berikut ini fungsi firewall adalah ….
A. Penghubung antara 2 jaringan yang berbeda
B. Penghubug antara 2 jaringan ke internet menggunakan 1 IP
C. Program yang melakukan request terhadap konten dari internet
D. Menghubungkan antara 2 jaringan ke internet menggunakan 2 IP
E. mengatur dan mengontrol lalu lintas jaringan *
12. Server yang memudahkan pengalokasian alamat IP kepada setiap user dalam suatu jaringan adalah ….
A. Mail server
B. FTP server
C. Web server
D. Proxy server
E. DHCP server *
13. Software yang ditanam pada sebuah computer untuk menerjemahkan bahasa computer merupakan pengertian dari. …
A. Software
B. Hardware
C. Brainware
D. Aplikasi
E. Firmware *
14. Berikut ini adalah contoh-contoh media transmisi yang menggunakan kabel, kecuali ….
A. STP
B. Fiber Optik
C. Coaxial/coax/BNC
D. Wirelless *
E. Antena
15. Protokol umum yang sering digunakan oleh mailserver adalah, kecuali ….
A. POP3
B. IMAP
C. SMTP *
D. TCP
E. IP
16. Sebuah program tambahan yang berfungsi sebagai alat mempermudah penggunaan PC disebut ….
A. Sistem oprasi
B. Program paket
C. Software aplikasi *
D. Antivirus
E. Bahasa pemrograman
17. Di bawah ini adalah contoh dari sistem terdistribusi, Kecuali ….
A. Internet
B. WWW
C. Intranet
D. Mainframe *
E. Mobil computing
18. Program yang dapat digunakan untuk membuat suatu file berupa presentasi adalah….
A. Microsoft power point *
B. Microsoft word
C. Microsoft excel
D. Macromedia flash
E. Adobe photoshop
19. Server yang berfungsi sebagai pemberi akses/pertukaran transfer data antara dua komputer adalah ….
A. DHCP server
B. FTP Server *
C. Mail server
D. SNMP server
E. Web server
20. Di bawah ini adalah protokol yang terdapat dalam lapisan aplikasi pada lapisan OSI, yaitu …
A. SMTP *
B. IP
C. POP3
D. TCP
E. IMAP
Komentar
Posting Komentar