Linux Server Client
NAMA :Yoga Prananda | Job 1 Linux Server - Client | NILAI |
TANGGAL :13-apr-2022 | ||
KELAS : XI-TKJ2 |
1. Menjelaskan fungsi dari jaringan Client Server
2.Menjelaskan Konsep Dasar Jaringan Client Server menggunakan Linux Debian
3.Melakukan Peng-instalan Sistem Operasi Linux Ubuntu menggunakan Virtual Box
4.Menjelaskan Konsep dasar pengkabelan UTP berdasarkan jenis koneksi LAN Hub/Switch, Router
5.Melakukan konfigurasi dan menjelaskan konsep IP Address, DNS, Access Point ,
TEORI SINGKAT
1.Carilah Pengertian tentang Linux Debian Server
2.Carilah Pengertian tentang IP Address
3.Carilah Pengertian tentang DNS
4.Carilah Pengertian tentang Access Point
5.Carilah Pengertian tentang Hub/Switch
6.Carilah Pengertian tentang Router
7.Carilah Pengertian tentang Virtual Box
JAWABAN
*. Linux Debian adalah sistem operasi yang menggunakan Linux sebagai basisnya. Versi pertamanya diluncurkan pada 1996. Sistem operasi yang satu ini memiliki keunikan pada nama kodenya yang diambil dari karakter di film Toy Story seperti Buzz, Rex, Bo, dan lain-lain.
Perintah Dasar Linux Debian
1.su Perintah su digunakan oleh pengguna Debian untuk masuk ke akses root atau menjadi super user. Setelah memasukkan perintah “su”, pengguna akan diminta untuk mengetik password sebagai autentikasi.
2.cd Command “cd” berguna untuk berpindah direktori atau folder. Perintah ini dapat digunakan setelah pengguna masuk ke sistem root dengan perintah pertama tadi. Di terminal, “cd” harus diikuti dengan nama folder tujuan.
3.ls Hal yang biasanya dilakukan pengguna setelah masuk ke dalam direktori atau folder adalah melihat isi atau daftar file. Untuk itu, digunakanlah perintah “ls”. Sama seperti “cd”, penulisan “ls” juga harus diikuti dengan nama folder tujuan.
4.cp Perintah pada Linux Debian keempat ini digunakan untuk menyalin atau copy file dari satu folder ke folder lainnya. Format penggunaan perintah “cp” yaitu:cp <alamat lengkap file yang akan dicopy> <folder tujuan>.
5.mv Apabila ingin melakukan fungsi “cut” pada file, Anda bisa menggunakan perintah “mv”. Selain memindahkan file, “mv” juga dapat dipakai untuk mengubah nama file yang sudah ada. Format penggunaan “mv” ini sama saja dengan cp, yaitu:Mv <alamat lengkap file yang akan dipindah> <alamat lengkap lokasi tujuan>
6.mkdir Perintah keenam yang dimiliki oleh Linux Debian adalah “mkdir”. Fungsinya yaitu membuat sebuah folder baru. Perintah tersebut dapat dipakai tanpa harus masuk ke super user terlebih dahulu.
7.rmdir “rmdir” memiliki fungsi untuk menghapus folder kosong. Jika terdapat file di dalamnya, folder tidak akan terhapus jika Anda menggunakan perintah “rmdir”.
8.rm -r Apabila Anda ingin menghapus semua folder, baik yang ada isinya maupun tidak, gunakan perintah “rm -r”. Penulisan perintah ini harus diikuti dengan nama direktori atau folder yang menjadi target.
9.ip address Setiap komputer memiliki ip address, baik ketika terhubung dengan jaringan maupun tidak. Untuk mengetahui daftar jaringan serta alamat IP di komputer, Anda dapat mengetik perintah “ip address” kemudian tekan enter. Sesaat kemudian Anda dapat melihat hasilnya.
10.exit Dengan melihat command di atas, mungkin Anda sudah dapat menyimpulkan fungsi dari perintah yang satu ini. Apabila Anda ingin keluar dari pengguna aktif di terminal, maka digunakanlah perintah “exit”.
*. IP Address adalah sebuah perangkat yang mengatur kegiatan internet dan mampu memberikan fasilitas dalam menyelesaikan berbagai tindakan di internet. Biasanya, IP Address berupa angka-angka yang dikelompokkan menjadi empat, yang mana setiap angka terdiri dari 1 sampai 3 digit angka.
JENIS-JENIS IP Address
IP Address Private merupakan jenis IP Address yang biasa digunakan oleh komputer atau perangkat untuk jaringan berskala lokal (LAN). IP Address memungkinkan pengguna alamat yang sama dengan syarat satu dan jaringan lainnya tidak saling terhubung dalam jaringan lokal.
IP Address Publik IP Address adalah jenis IP Address yang dapat diakses dengan jaringan internet dan dapat dimiliki oleh segala perangkat yang diperuntukkan pada khalayak umum. Adapun contoh yang menggunakannya adalah server website, server email, dan router WiFi.
*. DNS adalah sistem yang meringkas pekerjaan ini untuk Anda. Kini, Anda tinggal mengingat nama domain dan memasukkannya dalam address bar. DNS kemudian akan menerjemahkan domain tersebut ke dalam IP Address yang komputer pahami. Misalkan, Anda ingin mengakses Google. Alih-alih menulis 172.217.0.142 ke dalam address bar, Anda tinggal memasukkan alamat
Fungsi DNS :Meminta informasi IP Address sebuah website berdasarkan nama domain. Meminta informasi URL sebuah website berdasarkan IP Address yang dimasukkan. Mencari server yang tepat untuk mengirimkan email.
Kelebihan DNS :
- Lebih Mudah untuk Berinternet. Dibanding mengingat deretan angka IP address, tentu akan lebih nyaman untuk mengingat nama website. Hadinya DNS telah berhasil menjembatani komunikasi antara pengguna internet dengan komputer.
- Lebih Konsisten dalam Penggunaan. Anda bisa menggunakan nama DNS yang sama meskipun ada perubahan pada IP Address yang digunakan. Dengan demikian, akses pengunjung ke salah satu website tetap bisa dilakuakan meskipun telah terjadi penggantian IP Address.
- Lebih Mudah Dikonfigurasi. Saat terjadi kendala pada IP Address yang digunakan, Anda bisa mengganti dengan IP yang berbeda dengan mudah. Cukup dengan melakukan update data pencocokan DNS dan IP Address. Hal ini akan dijelaskan lebih lanjut pada Cara Kerja DNS.
- Lebih Aman. Ketika menggunakan sistem DNS, semua aktivitas transfer data online akan melalui server DNS yang terjaga keamanannya. Sistem tersebut akan mencegah upaya peretasan yang coba dilakukan oleh pihak tidak bertanggung jawab. Jadi, website akan menjadi lebih aman.
Access point juga sering disebut dengan wireless local area network (WLAN). Perangkat ini berfungsi untuk mengirim dan menerima data yang berasal dari adapter wireless.Komponen yang dimiliki access point adalah antena dan transceiver, dua komponen access point ini berfungsi untuk memancarkan dan menerima sinyal internet dari client server ataupun sinyal internet yang menuju client server.Umumnya, access point akan disambungkan dengan perangkat keras seperti router, hub, atau switch melalui kabel thernet supaya dapat memancarkan sinyal.Kelebihan yang didapatkan ketika menggunakan access point adalah sinyal wifi yang dipancarkan dapat menjangkau semua ruangan walaupun terhalang banyak tembok atau sekat antar ruang.
Fungsi Access point :Fungsi access point adalah sebagai penyebar sinyal internet kepada perangkat yang terhubung melalui gelombang radio . Access point adalah penghubung antar jaringan, yaitu jaringan lokal yang memakai kabel dengan jaringan nirkabel seperti wifi, wireless, bluetooth dan lain sebagainya. Access point juga dapat digunakan untuk mengatur IP address secara otomatis terhadap perangkat yang terhubung. Dengan dilengkapi fitur keamanan WEP atau WAP yang biasa disebut shared key-authentication, access point dapat digunakan sebagai pengaman.
Cara Setting Access Point :Sebelumnya, Anda harus menyiapkan access point, kemudian memasang antena, kabel arus atau power, kabel LAN pada access point dan menghubungkan kabel LAN ke perangkat komputer ataupun laptop. Setelah itu, setting IP addres dengan cara masuk pada control panel-network connection, lalu pilih internet protocol TCP/IP, klik properties, kemudian pilih use the following IP address. Langkah selanjutnya, isi IP address pada kolom yang tersedia. Kemudian klik ok dan close. Selanjutnya, Anda perlu memeriksa apakah sudah terkoneksi dengan benar, dengan cara klik start-run ketik cmd tekan enter. Setelah masuk di command prompt, masukkan IP address untuk memanggil IP address. Setelah itu, akan muncul “reply from….” Anda dapat melihat IP address-nya pada bagian bawah access point. Langkah selanjutnya adalah melakukan setting access point dengan membuka browser dan mengetikkan IP address point yang telah ditentukan sebelumnya, lalu tekan enter. Kemudian, masukkan username dan password pada kolom yang tersedia, lalu tekan enter.Setelah itu, lakukan konfigurasi access point pada halam AP. Langkah selanjutnya, masuk ke tab network, kemudian lakukan pengaturan standar dan klik.Masuk ke tab wireless untuk melakukan setting SSID, region, dan mode. Lalu klik save. Kemudian masuk ke wireless mode, pilih access point dan checklist enable SSID broadcast lalu klik save Langkah terakhir adalah masuk ke DHCP, kemudian pilih enable dan klik save.
*. NIC ( Network Interface Controller )NIC adalah perangkat keras yang berbentuk kartu dengan kegunaan untuk menjadi jembatan komputer ke sebuah jaringan komputer. Cara kerjanya mengubah aliran data paralel dalam bus komputer menjadi bentuk data serial yang dapat ditransmisikan kedalam media jaringan. Berikut ini fungsi-fungsinya: Sebagai media pengirim data ke komputer lain di dalam jaringan.Untuk mengotroldataflowantara komputer dan sistem kabel.Untuk menerima data yang dikirim dari komputer melalui kabel, lalu diterjemahkan kedalam bitagar dapat dimengerti oleh komputer.
- Repeater adalah perangkat yang berfungsi memperluas jangkuan sinyalWIFIsehingga wilayah yang tidak dapat menangkap sinyal WIFI, bisa menangkap sinyal WIFI. Harus ada 2 alat untuk Repeater, yaitu alat untuk menerima sinyal dari server( Client ) dan alat untuk menyebarkan sinyal WIFI( Accespoin t). Berikut ini fungsi-fungsinya:
- Untuk memperluas sinyal dari Server( pemancar ).
- Untuk mempermudah akses sinyal WIFIdari Server.
- Untuk memberika sinyal pada daerah yang jauh dari Server( pemancar ).
- Hub adalah perangkat jaringan yang beroperasi di OSI layer 1. Physical Layer. Perangkat tersebut sebagai penyambung atau concentrator, dan menguatkan sinyal di kabel UTP. Menggunakan Hub dapat mengalami collisionkarena Hub tidak dapat mengenal MAC Address / Physical Addressyang mengakibatkan tidak dapat memilah data yang akan ditransmisikan. Berikut ini fungsi-fungsinya:
- Tempat menambahkan atau mengurangi workstation.
- Seperti Repeater yaitu menambah jarak network.
- Bisa mendukung interfaceyang berbeda ( Ethernet, Token ring, dan FDDI).
- Mempunyai fitur Fault Tolerance ( isolasi kerusakan )
- Mempunyai pengelolaan yang tersentralisasi ( koleksi informasi, diagnostic)
- Switch adalah perangkat jaringan yang beroperasi di OSI Layer 2, Data Link Layer.Perangkat tersebut sebagai penyambung atau concentrator dalam jaringan. Berbeda dengan Hub, Switch tidak dapat mengalami collision karena Switch dapat mengenal MAC Address / Physical Addresssehingga Switch dapat memilah data yang akan ditransmisikan. Berikut ini fungsi-fungsinya:
- Sebagai penguat atau repeater.
- Untuk menghubungkan kabel-kabel UTP( katagori 5/5e ) antar komputer.
- Menghubungkan antar komputer dalam LAN.
- Router adalah perangkat jaringan yang beroperasi di OSI Layer 3, Network Layer. Layerini terkenal dengan pengalamatan jaringan menggunakan IP Address. Sehingga Router berperan sebagai penghubung atau penerus paket data antara dua segmen jaringan atau lebih. Berikut ini fungsinya:
- Sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan yang akan meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya.
- Bridge adalah perangkat jaringan yang beroperasi di OSI Layer 2, data-link.Perangkat tersebut untuk membuat sebuah segmen jaringan atau memperluas jaringan. Bisa juga untuk menggabungkan dua buah media jaringan yang berbeda, contoh antara kabel UTPdengan kabel serat optik atau bisa juga dengan dua buah arsitektur jaringan yang berbeda. Berikut ini fungsi-fungsinya:
- Untuk membagi jaringan menjadi dua buah jaringan.
- Untuk mengatur informasi antar networkagar tertib.
Komentar
Posting Komentar